Peneliti menemukan kemungkinan untuk memroduksi makanan dari asteroid yang telah diberi bakteri untuk para astronaut.
Peneliti temukan kemungkinan untuk produksi biomassa yang dapat dimakan dari asteroid. (Gambar ilustrasi dibuat oleh AI/Pikaso/Freepik)
ngarahNyaho - Tim peneliti Institut Eksplorasi Bumi dan Luar Angkasa di Western University, Kanada, menemukan kemungkinan menumbuhkan biomassa yang dapat dimakan dari asteroid.
Dalam makalahnya, para ilmuwan itu menjelaskan bagaimana mereka menguji ide tersebut dengan menghitung berapa banyak material asteroid yang dibutuhkan dan apa yang mereka temukan.
Hasil penelitan mereka itu diterbitkan di International Journal of Astrobiology.
Penelitian sebelumnya menunjukkan, pesawat ruang angkasa yang akan misi lebih jauh ke luar angkasa tidak mungkin dapat menampung cukup makanan untuk menopang kebutuhan astronaut.
Pesawat semacam itu juga tidak dapat mendukung pertumbuhan pasokan makanan yang cukup di kapal.
Dalam studi baru ini, para peneliti mengusulkan ide untuk menciptakan makanan yang dapat dimakan dari bakteri yang tumbuh dengan memakan bahan yang diambil dari permukaan asteroid terdekat.
Ide ini sebenarnya bukan hal baru—para peneliti yang bekerja pada proyek DARPA telah meneliti pendekatan serupa dengan menggunakan wadah plastik berisi Makanan Siap Saji, makanan mikroba yang akan tumbuh jadi biomassa.
Tim sebelumnya telah menemukan bahwa memotong meteorit dan menggunakannya sebagai pupuk bagi mikroba mengakibatkan mikroba tersebut memakan bahan karbon, dan sebagai hasilnya mereka berkembang biak.
Para peneliti kemudian menghitung berapa banyak material asteroid yang dibutuhkan untuk menopang astronaut dalam perjalanan jauh. Mereka menggunakan asteroid Bennu sebagai patokan mereka.
Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa bahan tersebut terbuat dari bahan yang dapat dimakan mikroba.
Para peneliti menemukan, jika mikroba memakan seluruh asteroid, maka mikroba tersebut dapat digunakan untuk menghasilkan makanan yang cukup untuk menopang kehidupan seorang astronaut selama 600 tahun dalam kasus terburuk dan 17.000 tahun dalam kasus terbaik.
Tim peneliti mengakui bahwa gagasan penggunaan asteroid sebagai pupuk produksi biomassa masih dalam tahap awal.
Mereka mencatat bahwa banyak pengujian biomassa semacam itu perlu dilakukan untuk memastikan biomassa tersebut tidak beracun, dan rasanya enak.
Mereka juga mencatat bahwa komposisi asteroid yang bervariasi akan menghadirkan tantangan tambahan. |
Sumber: Phys

إرسال تعليق