Enzim "Pac-Man": Sang Pemakan Plastik yang Bikin Bakteri Kebal Obat

Sebuah penelitian terbaru berhasil menemukan enzim "Pac-Man" yang mampu mengurai sampah bioplastik sekaligus membuat bakteri pengurainya menjadi kebal terhadap antibiotik.


Sebuah penelitian terbaru berhasil menemukan enzim "Pac-Man" yang mampu mengurai sampah bioplastik sekaligus membuat bakteri pengurainya menjadi kebal terhadap antibiotik.Ilustrasi dibuat oleh AI.


Ringkasan 

  • Enzim ini menempel pada dinding sel bakteri dan secara harfiah melubangi plastik seperti karakter permainan Pac-Man.
  • Memiliki fungsi ganda yang mengejutkan: mendegradasi bioplastik dan menghancurkan antibiotik seperti penisilin.
  • Penemuan ini membuktikan bakteri berevolusi cepat mengatasi polusi, namun membawa ancaman baru berupa resistensi obat.


KITA sudah mengotori bumi dengan plastik selama 75 tahun terakhir, sampai-sampai alam mungkin lelah menunggu kita sadar dan akhirnya merancang solusinya sendiri. 


Tim peneliti dari Universitas Konstanz, Jerman, baru-baru ini mengidentifikasi enzim unik yang menempel pada bakteri pengurai plastik. 


Karena bentuk situs aktifnya yang terbuka lebar untuk rakus mengunyah rantai polimer besar, para ilmuwan menjulukinya enzim "Pac-Man".


Eksperimen yang diterbitkan di The ISME Journal ini bermula ketika mikrobiolog Harry Lerner dan David Schleheck mengubur film bioplastik jenis poliester (LCAP) di tanah hutan. 


Setahun kemudian, mikroskop elektron mengungkap pemandangan menarik: plastik tersebut penuh dengan lubang-lubang berukuran presisi sebesar sel bakteri.


Temuan ini mematahkan asumsi lama. Bakteri ternyata tidak sembarangan menyemburkan enzim pemecah plastik ke udara bebas. 


Enzim Pac-Man ini dilengkapi jangkar lipid yang membuatnya terus menempel di permukaan sel bakteri. 


Strategi ini memungkinkan mereka perlahan "menggerogoti" jalan masuk ke dalam lembaran plastik dan memakan monomernya secara langsung sebelum sempat dicuri oleh mikroba lain. Sangat efisien, sekaligus sangat egois.


Namun, alam semesta rupanya punya selera humor yang gelap. Selain piawai mendaur ulang bioplastik, struktur enzim ini sangat mirip dengan beta-laktamase, yakni kelompok enzim pencabut nyawa antibiotik. 


Hasil uji laboratorium mengonfirmasi bahwa enzim Pac-Man ini mampu memecah poliester dan menetralisir penisilin secara bersamaan. 


Sembari membersihkan sisa-sisa kemasan ramah lingkungan yang kita buang, bakteri ini juga melatih diri menjadi kebal terhadap obat-obatan yang biasa manusia gunakan untuk bertahan hidup.


Fungsi ganda ini menjelaskan mengapa gen resistensi antibiotik sangat melimpah di habitat tumpukan sampah plastik lautan, yang kini dikenal sebagai "plastisphere". 


Bakteri mendapatkan keuntungan evolusioner berlipat, sumber makanan eksklusif dari plastik dan perisai pertahanan dari antibiotik.


Kabar baiknya, mikroba di alam berevolusi jauh lebih cepat dari dugaan awal kita untuk merespons krisis sampah, asalkan kita menggunakan bioplastik yang ikatan kimianya bisa mereka cerna. 


Kabar buruknya, enzim Pac-Man ini sama sekali tidak mempan terhadap plastik keras konvensional seperti HDPE yang butuh ribuan tahun untuk hancur. 


Jadi, ini bukan alasan yang valid untuk terus membuang sampah sembarangan, kecuali jika kamu memang menantikan masa depan yang dipenuhi sampah abadi dan patogen super yang kebal obat.


Disadur dari Technology Networks - "Pac-Man" Enzyme Could Aid Plastic Degradation yang diakses September 2026.




Post a Comment

أحدث أقدم