Kakao Bisa Jadi Penyelamat Pembuluh Darah Saat Duduk Terlalu Lama

Mengonsumsi makanan kaya flavanol, seperti cokelat, teh, apel, dan buah beri, bisa membantu melindungi fungsi pembuluh darah dari dampak negatif kebiasaan duduk terlalu lama. 


Mengonsumsi makanan kaya flavanol, seperti cokelat, teh, apel, dan buah beri, bisa membantu melindungi fungsi pembuluh darah dari dampak negatif kebiasaan duduk terlalu lama.Foto Ilustrasi: congerdesign/Pixabay


Ringkasan

  • Flavanol dalam cokelat, teh, dan buah-buahan dapat menjaga kesehatan pembuluh darah saat duduk lama.
  • Fitness tinggi saja tidak cukup untuk mencegah penurunan fungsi vaskular akibat duduk tanpa bergerak.
  • Konsumsi makanan tinggi flavanol bisa menjadi cara mudah menjaga jantung tetap sehat di era gaya hidup sedentari.


DALAM dunia kerja modern, rata-rata orang dewasa duduk sekitar enam jam sehari, baik di kantor, di mobil, atau di depan layar. Namun, duduk terlalu lama dapat menurunkan fungsi pembuluh darah.


Kondisi itu diukur melalui Flow-Mediated Dilatation (FMD, indikator elastisitas arteri. Penurunan 1% saja dalam FMD bisa meningkatkan risiko penyakit jantung hingga 13%, menurut penelitian sebelumnya.


Tim peneliti dari University of Birmingham, dipimpin oleh Dr. Catarina Rendeiro, ingin tahu apakah diet bisa membantu. 


Mereka fokus pada flavanol, senyawa alami dalam buah, teh, dan biji kakao yang dikenal punya efek baik bagi sistem kardiovaskular. Penelitian mereka diterbitkan pada 29 Oktober 2025 di The Journal of Physiology


Penelitian melibatkan empat puluh pria muda yang dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan tingkat kebugaran mereka dalam pengujiannya. 


Sebelum menjalani dua jam duduk tanpa bergerak, sebagian diberi minuman kakao tinggi flavanol (sekitar 695 mg per porsi), sementara sisanya mendapat minuman kakao rendah flavanol (hanya 5,6 mg).


Hasilnya mengejutkan: kelompok yang meminum kakao tinggi flavanol tidak mengalami penurunan fungsi pembuluh darah di lengan dan kaki setelah duduk lama. 


Sebaliknya, kelompok yang meminum kakao rendah flavanol mengalami penurunan FMD dan tekanan darah diastolik yang meningkat. Artinya, fit atau tidak fit, efek duduk tetap buruk—kecuali dibantu flavanol.


Menurut Prof. Sam Lucas, salah satu penulis studi, kebugaran tidak memberi perlindungan otomatis terhadap efek negatif duduk. 


Namun, flavanol dari kakao berhasil menjaga pembuluh darah tetap lentur, bahkan setelah dua jam tanpa bergerak.


Kabar baiknya, menambah makanan tinggi flavanol dalam diet sehari-hari cukup mudah. 


Alessio Daniele, mahasiswa doktoral di Birmingham, menjelaskan bahwa cokelat hitam yang diproses dengan benar, teh hijau dan hitam, apel, buah plum, serta beri, semuanya kaya flavanol dan mudah ditemukan di dapur.


Dr. Rendeiro menambahkan bahwa mengonsumsi makanan ini, terutama sambil sesekali berdiri atau berjalan sebentar, bisa menjadi strategi sederhana untuk mengurangi risiko penyakit jantung di masa depan. 


Dalam dunia yang semakin pasif, secangkir cokelat hangat mungkin lebih dari sekadar camilan manis, ia bisa jadi penjaga pembuluh darah kita.


Disadur dari laman University of Birmingham


Post a Comment

أحدث أقدم