Konsumen Berani Bayar Lebih untuk Produk yang Dibuat Sepenuh Hati

Sebuah studi menunjukkan, pembeli cenderung bersedia membayar ekstra untuk produk yang dibuat oleh penjual dengan penuh gairah dan semangat.


Pembeli berani membayar lebih untuk produk yang dibuat dengan sepenuh hati. (Foto Ilustrasi: Lifestykememory/Freepik)
Pembeli berani membayar lebih untuk produk yang dibuat dengan sepenuh hati. (Foto Ilustrasi: Lifestykememory/Freepik) 


ngarahNyaho - Merek bukanlah pertimbangan utama konsumen untuk membeli sebuah produk. Bagaimana kedekatan penjual secara langsung mengomunikasikan nuansa barang dan jasa mereka jadi hal penting. 


Kunci untuk menarik pelanggan mungkin terletak pada kecintaan seseorang terhadap pekerjaan mereka.


Demikian hasil studi kolaboratif peneliti Anna Paley, Robert W Smith, Jacob D Teeny, dan Daniel M Zane dari Universitas Tilburg, Universitas Northwestern, dan Universitas Lehigh.


Studi tersebut dipublikasikan di Journal of Marketing baru-baru ini. 


“Kami menduga banyak orang yang memilih untuk menjual barang melalui pasar peer-to-peer senang membuatnya. Namun penjual jarang menyebutkannya," kata Paley seperti dikutip dari Earth


"Misalnya, dalam profil 30.000 penjual di berbagai pasar peer-to-peer, hanya sekitar 1 persen penjual yang menyebutkan kenikmatan produksi,” dia melanjutkan.


Selama 15 percobaan, tim peneliti menemukan bukti yang konsisten bahwa pembeli lebih tertarik, lebih cenderung memilih, dan bersedia membayar lebih untuk produk atau layanan yang disukai penjual.


Ketika penjual bersemangat dengan apa yang mereka lakukan, motivasi intrinsik dan hubungan tulus mereka dengan produk dapat membuat mereka menawarkan harga yang lebih masuk akal.


Pendekatan ini tidak hanya mencerminkan kecintaan terhadap karya mereka tetapi juga menumbuhkan basis pelanggan setia yang menghargai nilai keaslian dan kualitas dibandingkan keuntungan belaka.


Studi ini secara menarik menyelidiki anomali antara bagaimana minat penjual mempengaruhi kesiapan pembeli untuk membayar dan keputusan harga penjual.


Hasilnya menunjukkan, ketika penjual menunjukkan kesenangan dalam pekerjaan mereka, hal itu akan menarik perhatian pembeli. Konsumen menganggap produk atau layanan itu memiliki kualitas yang lebih tinggi.


Zane menjelaskan bahwa kegembiraan seorang produsen dalam membuat suatu barang pasti menyiratkan dedikasi yang lebih besar. Ini mengarah pada kualitas produk atau layanan yang dianggap tinggi.


Paradoks harga


Meski pembeli sudah menyatakan berani membayar lebih untuk produk yang dibuat dengan penuh semangat dan perhatian, penjual pada umumnya menerima dan mengenakan harga lebih murah untuk karyanya.


Fenomena ini sering kali berasal dari keyakinan yang mengakar di kalangan perajin dan pencipta.


Bagi mereka kegembiraan dan kepuasan yang diperoleh dari proses produksi itu sendiri merupakan kompensasi yang memadai atas usaha mereka.


Banyak penjual memprioritaskan imbalan intrinsik dari kerajinan mereka dibandingkan keuntungan moneter, yang pada gilirannya memengaruhi keputusan penetapan harga mereka.


Akibatnya, mereka mungkin meremehkan karya mereka, memilih untuk menjaga harga lebih rendah agar kreasi mereka lebih mudah diakses oleh khalayak yang lebih luas.


Hal tersebut bahkan terjadi ketika ada permintaan yang jelas terhadap produk dengan harga lebih tinggi dan berkualitas.


Dinamika ini mencerminkan ketegangan yang lebih luas antara pekerjaan yang didorong oleh hasrat dan realitas penetapan harga pasar di industri kreatif.


Tips peneliti untuk penjual


Studi ini jadi pelajaran berharga bagi penjual: menunjukkan kecintaan dan hasrat tulus terhadap pekerjaan dapat menarik minat pembeli dan menarik mereka ke produk dan layanan.


Ketika penjual mengungkapkan antusiasme dan komitmen, hal itu akan diterima oleh calon pelanggan, membuat mereka merasa lebih terhubung dengan merek.


Selain itu, memahami kapan dan bagaimana menunjukkan kesenangan ini – baik melalui penceritaan yang menarik, anekdot pribadi, atau interaksi autentik – dapat berdampak signifikan pada bisnis Anda.


Dengan menciptakan hubungan emosional dan menunjukkan investasi nyata dalam apa yang kita lakukan, kita tidak hanya menumbuhkan kepercayaan tetapi juga meningkatkan loyalitas pelanggan.


Hal tersebut pada akhirnya menghasilkan peningkatan penjualan dan kesuksesan jangka panjang.


Temuan penelitian ini menunjukkan kekuatan gairah. Jadi lain kali ketika terjun ke proyek yang kita sukai, ingatlah untuk berbagi antusiasme. |


Sumber: Earth 


Post a Comment

أحدث أقدم