Peneliti mengungkapkan bagaimana otak menentukan waktu. Ilmuwan juga memberikan saran ketika kita merasa hidup tidak menyenangkan.
Otak menangkap kecepatan waktu bukan dari detik, menit, ataupun jam. (Foto Ilustrasi: Mike/Pexels)
ngarahNyaho - Bagaimana otak menentukan waktu? Peneliti dari Universitas Nevada, Las Vegas, mencoba mengungkapkannya dengan memindai otak tikus.
Peneliti yakin bahwa temuannya memiliki penerapan praktis tentang bagaimana kita dapat mengatasi hal-hal yang tidak menyenangkan dalam hidup, atau memanfaatkan waktu sebaik-baiknya.
Hasil pemantauan aktivitas gelombang otak tikus yang mengulangi perilaku selama satu jam, para peneliti menemukan, kita tampaknya memahami waktu melalui sejumlah pengalaman yang kita alami.
Jadi, bukan perjalanan waktu, seperti detik, menit atau jam.
Temuan yang diterbitkan di jurnal Current Biology, menunjukkan, pepatah lama, 'waktu berlalu ketika Anda bersenang-senang' benar adanya. Hanya, Anda mungkin menukar kesenangan dengan kesibukan.
“Kita mengetahui waktu berdasarkan pengalaman kita melalui hal-hal yang kita lakukan, hal-hal yang terjadi pada kita,” kata penulis utama dan profesor psikologi UNLV James Hyman.
“Saat kita diam dan bosan, waktu berjalan sangat lambat karena kita tidak melakukan apa pun atau tidak ada apa pun yang terjadi," lanjut Hyman seperti dikutip dari Gizmodo.
"Sebaliknya, ketika banyak peristiwa terjadi, masing-masing aktivitas tersebut memajukan otak kita ke depan.”
Oleh karena itu, peneliti menyimpulkan, “semakin banyak yang kita lakukan dan semakin banyak hal yang terjadi pada kita, semakin cepat waktu berlalu.”
Penelitian ini mengikuti perubahan pola otak di anterior cingulate cortex (ACC) hewan pengerat, bagian otak yang terlibat dalam pelacakan pengalaman, saat mereka melakukan suatu tugas.
Hasilnya, pola saraf tikus secara konsisten mengikuti jalur yang sama terlepas dari kecepatannya. Ini menunjukkan bagaimana pengalaman, bukan penambahan waktu, membawa perubahan pada pola saraf kita.
Ada beberapa manfaat langsung dan praktis dalam memahami cara otak kita menentukan waktu, kata Hyman.
“Jika ada sesuatu yang tidak menyenangkan, cobalah untuk segera mengekspos diri Anda pada hal lain,” ujarnya.
“Lakukan banyak hal. Lakukan hal-hal baru. Semakin banyak yang bisa Anda alami, semakin jauh hal yang tidak menyenangkan itu,” tambahnya. Hal sebaliknya tampaknya juga berlaku.
“Katakanlah Anda sedang bersama teman dan semuanya sempurna,” jelas Hyman. “Kalau begitu, menurutku berhenti melakukan sesuatu. Duduk saja dan bersantai,” katanya. | Sumber: Gizmodo

إرسال تعليق