Ilmuwan MIT mengembangkan metode desain struktur 3D yang dapat mengembang sempurna dari bentuk datar hanya dengan satu tarikan tali tunggal.
Ringkasan
- Peneliti MIT merancang struktur 3D yang dapat dibentuk dari panel datar hanya dengan satu tarikan tali.
- Metode ini terinspirasi kirigami dan dioptimalkan algoritma untuk meminimalkan gesekan.
- Berpotensi digunakan untuk perangkat medis, robot lipat, hingga hunian darurat dan struktur luar angkasa.
BAYANGKAN jika kamu sedang berada di lokasi bencana tsunami yang luluh lantah, di mana setiap detik sangat berarti untuk menyelamatkan nyawa.
Alih-alih menunggu berjam-jam untuk mendirikan tenda medis yang berat, kamu hanya perlu mengambil sebuah panel datar, menarik satu ujung talinya, dan, simsalabim! sebuah ruang medis tiga dimensi yang kokoh langsung terbentuk di depan mata.
Itulah visi besar di balik inovasi terbaru dari para peneliti di Massachusetts Institute of Technology (MIT).
Mereka berhasil menemukan cara jenius untuk merancang objek 3D yang bisa dilipat menjadi sangat tipis namun sangat mudah dikembangkan tanpa bantuan alat pertukangan apa pun.
Bagaimana cara kerjanya? Tim peneliti yang dipimpin oleh Akib Zaman, menggunakan algoritma khusus untuk memecah desain 3D menjadi kisi-kisi ubin segiempat yang saling terhubung.
Inspirasinya datang dari kirigami, seni potong kertas tradisional Jepang. Dengan teknik ini, mereka menciptakan mekanisme auxetic, sebuah struktur unik yang justru menebal saat diregangkan.
Algoritma tersebut bertugas menghitung jalur terpendek bagi seutas tali untuk melewati ubin-ubin tersebut dengan gesekan seminimal mungkin.
Hasilnya? Sekali tarik, semua sisi akan mengunci dan membentuk lekukan objek 3D yang presisi.
"Kesederhanaan mekanisme penggeraknya adalah keunggulan utama metode kami," ujar Akib Zaman, mahasiswa pascasarjana di Department of Electrical Engineering and Computer Science (EECS) MIT.
Pengguna hanya perlu memasukkan desain yang diinginkan, dan sistem akan mengoptimalkannya agar bentuk tersebut bisa "mekar" hanya dengan satu tarikan.
Kerennya lagi, teknologi ini tidak terbatas pada satu ukuran saja. Para peneliti telah menguji coba metode ini pada berbagai skala.
Mereka berhasil membuat belat medis (gips) custom, korektor postur tubuh, bahkan sebuah kursi berukuran manusia yang bisa dilipat rata.
Karena bentuk aslinya yang datar, barang-barang ini jauh lebih murah dan mudah untuk dikirim ke tempat jauh. Di masa depan, teknologi ini digadang-gadang bisa digunakan untuk:
- Robot Lipat: Masuk ke celah sempit lalu mengembang untuk melakukan penyelamatan.
- Dunia Medis: Perangkat super kecil yang disuntikkan ke dalam tubuh manusia lalu dikembangkan di lokasi tertentu.
- Eksplorasi Ruang Angkasa: Habitat modular yang bisa dikirim ke Mars dalam bentuk datar dan dirakit oleh robot di sana.
Mengutip dari jurnal Nature Communications, mengenai struktur deployable, efisiensi ruang penyimpanan menjadi kunci utama dalam logistik global masa depan.
Struktur yang bisa dikembalikan lagi ke bentuk datarnya (reversible) seperti inovasi MIT ini sangat ramah lingkungan karena bisa digunakan berulang kali.
Inovasi ini telah dipresentasikan pada konferensi bergengsi SIGGRAPH Asia.
Langkah selanjutnya, tim MIT berencana mengembangkan mekanisme yang bisa "mengembang sendiri" tanpa perlu ditarik oleh tangan manusia, alias otomatis sepenuhnya.
Disadur dari MIT News.

Posting Komentar