Sejak 12 Juta Tahun Lalu, Anakonda Memang Sebesar Itu

Fosil terbaru mengungkap bahwa anakonda sudah berukuran raksasa sejak lebih dari 12 juta tahun lalu dan tetap demikian hingga kini.


Fosil terbaru mengungkap bahwa anakonda sudah berukuran raksasa sejak lebih dari 12 juta tahun lalu dan tetap demikian hingga kini.Foto Ilustrasi: Denis Doukhan/Pixabay


Ringkasan 

  • Anakonda telah mempertahankan ukuran raksasa sejak 12,4 juta tahun lalu tanpa perubahan signifikan.
  • Fosil menunjukkan panjang anakonda purba hampir identik dengan anakonda modern.
  • Perubahan iklim dan kerusakan hutan kini mengancam keberlangsungan megafauna tangguh ini.


ANAKONDA sering digambarkan sebagai monster dalam film blockbuster, panjangnya bisa menyerupai bus sekolah kecil. Kini, penelitian terbaru menunjukkan, kesan itu tidaklah berlebihan.


Ukuran raksasa anakonda adalah warisan langsung dari dunia purba. 


Studi yang terbit 1 Desember 2025 di Journal of Vertebrate Paleontology menegaskan bahwa ular ini telah mencapai panjang maksimum sejak 12,4 juta tahun lalu, dan ukurannya hampir tidak berubah hingga hari ini.


Pada era Miosen Tengah hingga Atas, banyak hewan berkembang menjadi megafauna yang jauh lebih besar daripada versi modernnya. 


Buaya kaiman hitam (Melanosuchus niger) kini mencapai panjang sekitar 6,5 meter, tetapi kerabat purbanya dari genus Purussaurus dapat tumbuh hingga 10 meter. 


Kura-kura raksasa Stupendemys, yang hidup sembilan juta tahun lalu, memiliki cangkang selebar tiga meter, seukuran meja makan keluarga.


Suhu global yang lebih hangat, iklim lebih lembap, serta kelimpahan makanan menjadi faktor utama ledakan ukuran tersebut. 


Banyak spesies megafauna kemudian mengecil atau punah ketika planet mendingin. Namun anakonda adalah pengecualian besar.


“Spesies lain seperti buaya dan kura-kura raksasa punah akibat pendinginan iklim dan habitat menyusut,” ujar Andrés Alfonso-Rojas, zoolog Universitas Cambridge sekaligus penulis studi. “Tetapi anakonda raksasa bertahan—mereka sangat tangguh.” 


Meski modern, anakonda hijau bisa mencapai panjang hingga sembilan meter, mereka tetap sukses sebagai predator puncak di wilayah rawa, sungai besar, dan hutan banjir Amazon. 


Saat ini, cekungan Amazon mencakup 2,7 juta mil persegi, tetapi jutaan tahun lalu, hampir seluruh wilayah utara Amerika Selatan memiliki ekosistem serupa, kondisi sempurna bagi ular raksasa berkembang.


Untuk melacak sejarah ukurannya, Alfonso-Rojas dan tim meneliti 183 fosil tulang punggung anakonda dari Venezuela, mewakili sedikitnya 32 individu. 


Digabungkan dengan data fosil lain dari benua tersebut, hasilnya mencengangkan. Anakonda Miosen rata-rata panjangnya 4 hingga 5 meter, hampir sama dengan anakonda modern. 


Sebelum studi ini, ilmuwan mengira leluhur purba ular tersebut jauh lebih besar karena suhu bumi saat itu lebih tinggi.


“Ini hasil yang mengejutkan karena kami menduga anakonda purba berukuran tujuh atau delapan meter,” kata Alfonso-Rojas. “Tapi tidak ada bukti ular lebih besar pada era Miosen, meskipun iklim lebih hangat.” 


Fakta bahwa anakonda mempertahankan ukuran raksasa selama jutaan tahun menunjukkan kemampuan adaptasi luar biasa. Namun kelestarian mereka bukan jaminan. 


Meski tidak dianggap terancam punah, perubahan iklim dan deforestasi Amazon dapat menjadi ancaman terbesar yang pernah mereka hadapi. 


Para peneliti khawatir bahwa hilangnya habitat basah, yang memungkinkan energi dan makanan cukup untuk tubuh mereka yang masif, dapat mengganggu keseimbangan ekologis yang telah terjaga sejak zaman purba.


Disadur dari PopSci.


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama