Seorang pria dalam penyelidikan polisi Spanyol setelah merusak karya seni berusia ribuan tahun.
Orang tak bertanggungjawab merusak lukisan gua berumur 6 ribua tahun. (Foto: Civil Guard via Gizmodo)
ngarahNyaho - Pihak kepolisian di Spanyol menyelidiki perusakan lukisan gua berusia 6.000 tahun. Lukisan gua tersebut terletak di i gunung Sierra Sur de Jaén di Provinsi Jaén Spanyol.
Karya tersebut termasuk yang tertua di dunia dan PBB telah mengakui lokasinya sebagai Situs Warisan Dunia bersama Stonehenge dan Tembok Besar Cina.
Menurut laporan di surat kabar Spanyol El País, tersangka perusakan adalah seorang pria berusia 39 tahun dari Los Villares, kota yang tidak jauh dari situs bersejarah itu.
Polisi memulai perburuan pada bulan Mei ketika gambar lukisan gua yang tergenang air muncul secara online.
Ya, orang suka memotret lukisan, dan ini merupakan naluri yang wajar. Yang tidak normal adalah menuangkan air ke atasnya untuk memastikannya berkilau dan bersinar saat difoto.
Setelah mengambil gambar, pria tersebut mengunggahnya ke Facebook dan menandai lokasinya. Tidak sulit bagi pihak berwenang untuk melacaknya.
Kejadian serupa bukanlah yang pertama kalinya. Pada tahun 2022, para pengacau mengecat bendera Spanyol berukuran besar di atas lukisan gua lain di dekatnya.
Benderanya sangat besar sehingga bisa terlihat dari jalan terdekat. Hal serupa terjadi di Australia (juga pada tahun 2022) ketika para pengacau merusak seni cadas berusia 3.000 tahun.
Para vandal tersebut menambah ancaman terhadap karya seni tersebut selain perubahan iklim yang tak terhindarkan.
Ketika bumi memanas dan permukaan air laut naik, kita bisa kehilangan akses terhadap beberapa keajaiban seni ini. Mungkin akan sulit untuk melihatnya sama sekali.
Di Prancis, terdapat sebuah gua yang dipenuhi lukisan kehidupan laut prasejarah, penguin, anjing laut, ikan, kereta, dan beruang. Untuk mencapainya diperlukan menyelam ke Mediterania dan menjelajahi gua bawah air.
Permukaan laut telah meningkat pesat dalam dekade terakhir dan navigasi menuju gua menjadi semakin sulit. Lebih buruk lagi, perubahan arus mulai menghapus beberapa karya seni.
Sekarang, menjaga karya seni tersebut tambah pelik dengan para pengacau yang melakukan hal bodoh hanya untuk bisa pamer di media sosial. |
Sumber: Gizmodo

إرسال تعليق