Arkeolog mengungkap pengaruh pergerakan Matahari dan Bulan terhadap dua piramida yang bertentangan dengan dugaan selama ini.
Piramida Bulan punya keselarasan astronomis dengan Matahari. (Foto: Wikipedia Commons)
ngarahNyaho - Arkeolog yang sedang meneliti Piramida Bulan di Meksiko mengungkap rahasia keselarasan astronomis monumen tersebut dengan pergerakan Matahari dan Bulan.
Namun, berbeda dengan keyakinan selama ini. Piramida Bulan ternyata justru lebih banyak dipengaruhi pergerakan Matahari. Lantas bagaimana dengan piramida lainnya yang berjuluk Matahari?
Piramida Bulan, terletak di kota Mesoamerika kuno Teotihuacan. Lokasinya berada di sekitar 30 mil (sekitar 48,2 km) timur laut dari Kota Meksiko modern.
Mengutip Newsweek, letaknya memang dekat dengan lokasi bekas ibu kota Kekaisaran Aztec, namun Teotihuacan mendahului peradaban tersebut beberapa abad sebelumnya.
Kota kuno pra-Hispannik ini tampaknya mencapai puncaknya selama paruh pertama milenium pertama SM. Saat itu kota tersebut menjadi kota terbesar di Amerika.
Situs arkeologi ini terkenal karena berbagai alasan, mungkin yang paling menonjol adalah dua struktur piramida terbesarnya—Piramida Bulan dan Piramida Matahari yang lebih besar.
Monumen-monumen ini dianggap sebagai salah satu contoh paling penting dari struktur semacam itu dari Amerika pra-Hispanik.
Matahari memainkan peran mendasar dalam pandangan dunia masyarakat Mesoamerika kuno.
Di antara peran lainnya, titik balik matahari dan ekuinoks berfungsi sebagai penanda yang digunakan untuk menentukan orientasi struktur arsitektur, seperti piramida.
Penelitian arkeoastronomi sebelumnya yang menyelidiki orientasi bangunan Teotihuacan sebagian besar memfokuskan perhatiannya pada Piramida Matahari, yang menyoroti kesejajaran astronomisnya.
Namun, beberapa cendekiawan, seperti para peneliti yang bertanggung jawab atas penelitian terbaru di Teotihuacan, memiliki pandangan yang sedikit berbeda tentang keunggulan Piramida Matahari.
Piramida Bulan di Teotihuacan, Meksiko, saat matahari terbit di atas gunung berapi Xihuingo di timur laut. (Foto: Rafael Morales Orozco via Newsweek)
Sebagian, ini karena, meskipun ukurannya besar, monumen tersebut terletak di satu sisi Jalan Orang Mati, tidak seperti Piramida Bulan, yang menempati lokasi istimewa di ujung jalan.
Jalan Orang Mati adalah jalan lebar yang berfungsi sebagai tulang punggung kota.
"Berkat rancangan yang luar biasa dari jalan lintas ini, saat Anda berjalan di jalan tersebut, pandangan pengamat akan diarahkan oleh lanskap arsitektur menuju Piramida Bulan."
Demikian kata arkeoastronomi Aarón Uriel González BenÃtez dari Sekolah Antropologi dan Sejarah Nasional Meksiko (ENAH) seperti dikutip dari Newsweek.
Dengan alasan itu, tim peneliti yang dikoordinasikan oleh Ismael Arturo Montero GarcÃa dari Universitas Tepeyac, bekerja sama dengan BenÃtez dan rekan-rekannya, memutuskan untuk melakukan studi arkeoastronomi.
Tujuannya adalah untuk menunjukkan signifikansi dari titik puncak monumen utama Teotihuacan. Titik punca adalah titik pertemuan dua sisi. Misalnya, sudut-sudut piramida adalah titik puncak.
Berdasarkan penelitian mereka sejauh ini, para peneliti menemukan, titik puncak timur laut dan barat daya Piramida Bulan sejajar 'secara luar biasa' dengan posisi matahari di langit dalam beberapa kondisi.
Di antaranya, saat matahari terbit pada titik balik matahari musim panas dan terbenam pada titik balik matahari musim dingin, serta titik-titik penting di lanskap sekitarnya.
Misalnya, selama titik balik matahari musim panas, hari terpanjang dalam setahun, matahari terbit saat fajar di atas gunung berapi Xihuingo di timur laut jika dilihat dari puncak Piramida Bulan.
Saat senja matahari terbenam di balik Bukit Maninal di barat. Sementara itu, titik puncak barat daya Piramida menunjuk ke sebuah bukit yang disebut Chiconautla.
Saat matahari terbenam pada titik balik matahari musim dingin, matahari melewati Chiconautla sebelum menjadi kabur di balik lereng selatan titik menonjol lainnya, Puncak Moctezuma.
Letak Puncak Moctezuma hampir tepat di belakang bukit dalam garis pandang yang hampir sama jika diamati dari Piramida Bulan.
Bukti arkeologis menunjukkan bahwa Chiconautla dan gunung berapi Xihuingo merupakan titik-titik tinggi yang sangat penting bagi Teotihuacanos.
Gunung berapi Xihuingo berfungsi sebagai semacam observatorium astronomi bagi peradaban tersebut.
Bukit Maninal juga mendominasi lanskap di sebelah barat Teotihuacan, yang tampaknya dibangun oleh para penciptanya untuk meniru bentuknya.
Peneliti mulai menyadari keselarasan itu ketika pembuat film dokumenter Rafael Morales Orozco melakukan penerbangan pesawat nirawak saat matahari terbenam pada titik balik matahari musim panas.
"Kami menyadari bahwa dari jarak dekat kami dapat melihat bagaimana siluet Piramida Bulan sangat mirip dengan relief Maninal, tempat matahari terbenam pada hari-hari titik balik matahari tersebut," kata BenÃtez.
Para peneliti juga menemukan kesejajaran astronomis menarik lainnya selama proyek penelitian mereka.
Misalnya, tim menemukan bahwa, seperti halnya titik puncak timur laut dan tenggara Piramida Bulan menunjukkan hubungan yang kuat dengan titik balik matahari.
Sementara itu, titik puncak timur laut dan barat daya Piramida Matahari 'secara menakjubkan' sejajar dengan titik diam bulan atau 'lunistik'.
Titik diam bulan adalah saat bulan mencapai titik paling utara atau selatannya selama satu bulan. Pada dasarnya, titik diam bulan adalah padanan bulan untuk titik balik matahari.
Secara keseluruhan, penelitian menunjukkan bahwa tata letak Teotihuacan ditentukan secara astronomis oleh matahari, yang difokuskan pada sumbu Xihuingo-Chiconautla, menurut para peneliti.
Penelitian ini juga menunjukkan bahwa, bertentangan dengan kepercayaan umum, identitas astronomis Piramida Bulan tampaknya lebih kuat dipengaruhi oleh pergerakan Matahari.
Di sisi lain, Piramida Matahari tampaknya memiliki hubungan yang lebih kuat dengan pergerakan bulan.
Menurut peneliti, nama kedua piramida tersebut diberikan kepada monumen tersebut oleh orang Mexica—kelompok etnis dominan yang memerintah Kekaisaran Aztec.
Sejauh ini, belum diketahui bagaimana orang Teotihuacan menyebutnya. |
Sumbet: Newsweek


Posting Komentar