Penelitian pelacakan mata baru mengungkapkan bahwa melihat unsur-unsur alam saat berjalan-jalan di perkotaan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi kesehatan mental.
ngarahNyaho! - Warga kota yang fokus melihat unsur alam dibandingkan bangunan buatan manusia mengalami penurunan kecemasan dan peningkatan perasaan ingin memulihkan diri.
Demikian hasil penelitian yang dilakukan oleh Bangor University dan Technion-Israel Institute of Technology yang dipublikasikan di jurnal People and Nature.
Detail studi
Sebanyak 117 warga perkotaan berpartisipasi dalam penelitian ini. Mereka memulai jalan-jalan perkotaan selama 45 menit sambil mengenakan kacamata pelacak mata.
Peserta diinstruksikan untuk memfokuskan pandangan mereka pada pohon, tanaman, halaman rumput, bunga, bangunan buatan, atau kombinasi keduanya.
Hasilnya menunjukkan bahwa fokus pada alam, khususnya pepohonan, dikaitkan dengan peningkatan metrik kesehatan mental seperti tingkat kecemasan dan perasaan pemulihan.
"Kami menemukan bahwa individu yang diarahkan untuk lebih sering mengarahkan pandangannya ke elemen hijau melaporkan penurunan kecemasan yang signifikan," kata Whitney Fleming.
"Pohon menunjukkan efek positif yang paling besar," lanjut Fleming yang merupakan dosen di Universitas Bangor, seperti dikutip dari Scitech Daily.
Desain perkotaan dan kesehatan mental
Temuan ini menyoroti hubungan yang kuat antara mengamati unsur-unsur hijau dan peningkatan kesejahteraan mental.
Hal tersebut, menunjukkan bahwa interaksi singkat dengan alam pun dapat memberikan manfaat kesehatan mental. Wawasan ini sangat berguna bagi perencana kota dan arsitek.
Para peneliti berpendapat bahwa menggabungkan lebih banyak fitur alami ke dalam lanskap kota dapat meningkatkan kesejahteraan mental penduduk secara signifikan. [ Sumber: Scitech Daily ]



إرسال تعليق