Berlian terbentuk di bawah tekanan dan suhu tinggi, itulah sebabnya berlian sangat berharga. Namun kini, para ilmuwan membuatnya hanya dalam 15 menit.
ngarahNyaho! - Berlian pada dasarnya karbon tua yang berada di bawah tekanan dan suhu yang sangat besar, menyebabkan atom mengkristal menjadi struktur tertentu.
Di Bumi, satu-satunya tempat dengan kondisi alam yang tepat berada jauh di dalam mantel planet kita. Mineral itu kemudian bisa dekat dengan permukaan Bumi melalui letusan gunung berapi.
Dengan perjalanan tersebut, membuat berlian jadi cukup langka.
Nah, tim dari Institute for Basic Science (IBS) dan Ulsan National Institute of Science and Technology (UNIST) di Korea Selatan mengembangkan metode baru untuk pembuatan berlian.
Laporan para peneliti tentang studi mereka di dipublikasikan di jurnal Nature.
Mereka mensintesis berlian menggunakan paduan logam cair galium, besi, nikel, dan silikon. Dalam tangki berukuran 9 L (2,4 gal), campuran logam ini terkena gas metana dan hidrogen pada suhu 1.025 °C (1.877 °F).
Setelah 15 menit, gas dibersihkan dari sistem, dan lapisan berlian akan terbentuk di bagian bawah. Ini dapat dilepas dengan mudah dan digunakan untuk belajar atau langsung digunakan untuk bekerja.
Biasanya, teknik berlian sintetis memerlukan “partikel benih” agar atom karbon pertama dapat menempel dan membentuk berlian di sekitarnya.
Namun dalam kasus ini, sejumlah kecil silikon dalam logam cair tampaknya membantu atom karbon membentuk kelompok.
Hasil akhirnya adalah berlian yang sangat murni. Logam lain dapat dimasukkan dan dikeluarkan, namun tampaknya silikon sangat penting dalam proses tersebut.
Selanjutnya peneliti berencana untuk menyelidiki paduan logam cair dan gas lainnya, dan bahkan karbon padat, untuk mengetahui seberapa baik mereka dapat membuat berlian.
Meskipun tidak mungkin kita akan menggunakan berlian yang ditanam di tong logam cair dalam waktu dekat, berlian tersebut mungkin akan digunakan dalam aplikasi industri terlebih dahulu. | Sumber: News Atlas


إرسال تعليق