Sebuah studi internasional besar-besaran mengungkap bahwa tidur tidak teratur bukan cuma bikin ngantuk, tapi bisa memicu lebih dari 90 jenis penyakit serius, termasuk sirosis hati hingga gangren.
Ringkasan
- Tidur tak teratur berkaitan dengan peningkatan risiko lebih dari 90 penyakit.
- Tidur lewat tengah malam tingkatkan risiko sirosis hati hingga 2,5 kali lipat.
- Lama tidur bukan satu-satunya faktor penting—konsistensi dan ritme sirkadian juga sangat menentukan.
DATA dari puluhan ribu orang membuktikan bahwa konsistensi waktu tidur jauh lebih penting dari yang kita kira. Jadi, tidur larut malam bukan cuma soal gaya hidup, tapi bisa jadi tiket menuju masalah kesehatan kronis.
Penelitian para ilmuwan dari Peking University dan Army Medical University ini melibatkan lebih dari 88.000 orang dewasa dari database UK Biobank yang dipantau rata-rata selama hampir 7 tahun.
Dengan menggunakan alat pelacak aktivitas (actigraphy), mereka menemukan bahwa tidur yang tidak konsisten berkaitan langsung dengan peningkatan risiko 92 dari 172 penyakit yang dikaji.
Misalnya, orang yang tidur lewat tengah malam secara konsisten punya risiko 2,57 kali lebih besar terkena sirosis hati.
Sementara itu, gangguan stabilitas ritme harian atau interdaily stability rendah juga menaikkan risiko terkena gangren hingga 2,61 kali lipat.
Bahkan ketika durasi tidur tampak "panjang", itu belum tentu berarti sehat—sekitar 21% dari mereka yang dilaporkan tidur ≥9 jam ternyata hanya benar-benar tidur di bawah 6 jam.
Artinya, tidur lama yang dilaporkan secara subjektif bisa menyesatkan.
Profesor Shengfeng Wang, penulis senior studi ini, menekankan bahwa “saatnya kita mengubah definisi tidur sehat. Bukan hanya soal berapa lama, tapi juga seberapa teratur dan stabil ritme tidur kita.”
Timnya juga memastikan bahwa temuan serupa terjadi di populasi Amerika Serikat, serta mengaitkan gangguan tidur dengan jalur peradangan dalam tubuh—mekanisme biologis yang bisa menjelaskan hubungan antara tidur buruk dan penyakit kronis.
Temuan ini menyusul tren riset yang makin kuat menunjukkan bahwa ritme sirkadian, jam biologis tubuh kita, adalah fondasi penting bagi kesehatan.
Penelitian sebelumnya yang dimuat di The Lancet (2022) juga menyatakan bahwa ketidakteraturan tidur berkaitan dengan peningkatan risiko kardiovaskular dan gangguan metabolik.
Jadi, kalau kamu sering begadang lalu tidur lama di akhir pekan demi "balas dendam tidur", tubuhmu mungkin tak setuju dengan strategi itu.
Disadur dari Science Daily.

إرسال تعليق