Turunkan Berat Badan Tak Harus Gunakan Obat, Ilmuwan Beri Resepnya

Berdasarkan tinjauan terhadap sejumlah hasil studi, peneliti dari Cina menegaskan, penurunan berat badan tidaklah memerlukan obat-obatan.


Makan sayuran ampuh turunkan berat badan. (Foto Ilustrasi: Freepik)Makan sayuran ampuh turunkan berat badan. (Foto Ilustrasi: Freepik) 


ngarahNyaho -  Peneliti medis Rumah Sakit Qilu Universitas Shandong di Cina, Yani Xu dan rekan-rekannya, menelusuri literatur ilmiah masa lalu dan tim menemukan manfaat dari pola makan nabati. 


Setidaknya ada 24 penelitian yang mengeksplorasi hubungan antara pola makan nabati dan penurunan berat badan yang ditemukan Xu dan timnya. 


Data yang dikumpulkan dari penelitian mereka memberikan rincian pada 2.223 orang berusia antara 18 hingga 82 tahun, dengan durasi diet yang diteliti bervariasi dari dua hingga 96 minggu.


Tinjauan tersebut menunjukkan dampak positif dari pola makan nabati meningkat seiring berjalannya waktu, jelas Xu dan rekannya. 


Apalagi pada mereka yang mengonsumsi sayuran mentah lebih banyak. Kelompok ini tampaknya punya hubungan terkuat dengan penurunan risiko obesitas dan masalah jantung, demikian temuan para peneliti.


Masalahnya, pada uji coba terkontrol secara acak seperti ini tidak dapat menentukan apakah makan sayuran mentah secara langsung meningkatkan kesehatan kita.


Oleh sebab itu, para peneliti memasukkan analisis kedua berdasarkan pengacakan Mendel. Ini adalah sebuah proses yang lebih cocok untuk mengidentifikasi sebab dan akibat pada masalah kesehatan.


Dengan memilah-milah database publik yang berisi seluruh genom, tim memilih varian genetik yang secara statistik dapat dikaitkan dengan faktor-faktor seperti pola makan nabati, konsumsi sayuran, dan dampak buruk terhadap kesehatan. 


Dari sini, analisis pengacakan Mendel menentukan bahwa makan lebih banyak sayuran mentah lebih mungkin menyebabkan penurunan berat badan dibandingkan faktor genetik.


“Sayuran mentah mengandung pitosterol dan lemak tak jenuh yang menurunkan konsentrasi kolesterol darah,” jelas Xu dan tim dalam ulasan mereka. 


“Mereka juga mengandung berbagai zat (misalnya tokoferol, askorbat, karotenoid, saponin, dan flavonoid) yang dapat mengurangi peradangan dan stres oksidatif, sehingga mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.”


Meningkatkan jumlah sayuran mentah yang kita makan mungkin merupakan cara yang baik untuk meningkatkan kesehatan kita.


Namun, penting untuk diingat bahwa menerapkan strategi nabati mentah secara berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan juga. Pola makan vegetarian dapat menyebabkan kekurangan nutrisi jika tidak direncanakan dengan benar.


Misalnya, B12 lebih mudah didapat dari produk hewani dan kadarnya yang rendah dapat menyebabkan sariawan, penyakit kuning, masalah penglihatan, depresi, dan masalah mood lainnya. 


Vegetarisme juga bisa sangat sulit dicapai oleh kita yang memiliki kondisi kesehatan pola makan.


Karena alasan ini para peneliti sering menekankan bahwa memasukkan lebih banyak sayuran ke dalam pola makan Anda, daripada menjadi vegan sepenuhnya, adalah hal yang paling penting dari semua penelitian ini.


Ulasan tentang penelitian Xu dan rekan-relannya dipublikasikan di Frontiers in Nutrition.


Sumber: Science Alert

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama