Minum Kopi atau Teh Setiap Hari Bisa Lindungi Kesehatan Jantung Kita

Kopi dan teh, minuman paling populer di dunia, ternyata memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh kita, terutama jantung. 


Minum kopi atau teh tiap hari bisa jaga jantung tetap sehat. (Foto Ilustrasi: Bianca Gasparoto/Pexels)Minum kopi atau teh tiap hari bisa jaga jantung tetap sehat. (Foto Ilustrasi: Bianca Gasparoto/Pexels)


ngarahNyaho - Hasil studi terbaru menunjukkan, kafein yang dikonsumsi secara teratur dalam kopi atau teh mungkin baik untuk jantung kita, terutama dalam takaran tertentu dalam sehari.


Mempelajari data kesehatan lebih dari 300.000 peserta di Biobank Inggris, para peneliti di Cina dan Swedia menemukan bahwa minum kafein dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena berbagai gangguan kardiometabolik.


Ini termasuk kondisi seperti hipertensi, stroke, diabetes, atau penyakit jantung koroner. Menurut beberapa perkiraan, memiliki dua kelainan ini sekaligus dapat meningkatkan risiko kematian dua kali lipat.


Peserta penelitian yang mengonsumsi kafein dalam jumlah sedang setiap hari  memiliki risiko relatif 40 persen lebih rendah terkena dua atau lebih penyakit kardiometabolik selama beberapa tahun berikutnya.


Jumlah sedang tersebut kira-kira tiga cangkir kopi atau lebih atau lima cangkir teh atau lebih.


“Temuan ini menyoroti bahwa mendorong asupan kopi atau kafein dalam jumlah sedang sebagai kebiasaan makan bagi orang sehat mungkin memiliki manfaat luas dalam pencegahan multimorbiditas kardiometabolik.”


Demikian tulis para peneliti, yang dipimpin oleh ahli epidemiologi Xujia Lu dari Universitas Soochow, Cina, seperti dikutip ngarahNyaho dari Science Alert.


Banyak penelitian sebelumnya menemukan, konsumsi kopi dikaitkan dengan peningkatan kesehatan kardiovaskular dan neurologis. Mereka yang minum sekitar tiga setengah cangkir sehari tampaknya mendapatkan manfaat paling besar.


Temuan baru ini sesuai dengan dosis tersebut.


Penelitian ini melibatkan 172.315 peserta sehat, yang bebas dari penyakit kardiometabolik apa pun pada awal penelitian, untuk menyelidiki hubungan kafein terhadap kesehatan jantung yang berkelanjutan.


Selain itu, kelompok lain yang terdiri dari 188.091 peserta digunakan untuk menyelidiki hubungan kopi atau teh terhadap kesehatan jantung. Kesehatan peserta dilacak rata-rata selama 11 tahun.


Dibandingkan dengan bukan peminum, peminum kopi dan teh memiliki hasil kesehatan kardiovaskular yang lebih baik, tidak peduli berapa banyak cangkir yang mereka konsumsi sehari. 


Namun, mereka yang mengonsumsi kafein dalam jumlah sedang memiliki risiko paling kecil terkena berbagai penyakit.


Sebagian dari peminum kafein serta peminum kopi dan teh dipelajari lebih lanjut untuk mengetahui biomarker darah. 


Tes darah mengungkapkan hubungan antara minuman kafein dan tanda-tanda penurunan kolesterol dan peningkatan resistensi insulin.


Dalam analisis sensitivitas, para peneliti menemukan bahwa tiga cangkir kopi sehari dikaitkan dengan risiko lebih rendah terkena diabetes tipe dua dan kemudian penyakit jantung koroner. 


Risiko stroke yang menyebabkan penyakit jantung koroner juga lebih rendah.


Selain itu, lima cangkir teh sehari dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2 yang berkembang menjadi penyakit jantung koroner, dan juga penurunan risiko diabetes tipe 2 yang menyebabkan stroke.


Temuan perlu diverifikasi dengan penelitian lebih lanjut, namun studi ini menunjukkan bahwa asupan kafein dalam jumlah sedang mungkin memiliki efek perlindungan terhadap kesehatan jantung pada banyak orang.


Manfaat tersebut tanpa memandang usia, jenis kelamin, status merokok, aktivitas fisik, atau pola makan secara umum.


Para penulis berharap metabolit yang telah mereka identifikasi, yang menghubungkan kafein dengan kesehatan jantung, akan “memberikan petunjuk” untuk mengungkap mekanisme biologis di balik potensi efek kesehatan yang kuat dari kafein.


Studi ini dipublikasikan di  The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism. |


Sumber: Science Alert


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama